Jadi Parameter untuk Pemenuhan Kebutuhan Dasar, DPMPD Kaltim Targetkan SPAMS di Desa Terus Dilanjutkan

Kepala DPMPD Kaltim Puguh Harjanto (kanan).
AVNMEDIA.ID - Solusi untuk kawasan-kawasan yang belum teraliri oleh air dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM), program SPAMS (Sistem Penyediaan Air Minum) di desa-desa masih jadi unggulan untuk dilaksanakan.
Dikatakan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kaltim, Puguh Harjanto bahwa SPAMS saat ini masih terus dilakukan di beberapa desa-desa.
Beberapa di antaranya dilakukan langsung oleh komunitas atau pun pula BUMDes.
“SPAMS sangat penting terutama untuk desa-desa yang belum tercover oleh layanan PDAM,” ujar Puguh pada Jumat (25/10/2024).
Ia lanjutkan bahwa program ini akan terus ditingkatkan untuk memastikan desa-desa yang belum memiliki akses air bersih bisa segera memanfaatkannya.
Sesuai data yang ada, di 2021, sekitar 312 desa di Kaltim belum mendapatkan akses ke SPAMS.
Saat ini, pada tahun 2024, program tersebut masih belum sepenuhnya beroperasi di seluruh desa, dengan berbagai tantangan dalam aspek pengelolaan dan manajemen.
“Kami mendorong untuk adanya SPAMS kembali, karena ini penting sebagai parameter kunci keberhasilan kami memenuhi kebutuhan masyarakat. Butuh penguatan-penguatan agar program SPAMS bisa lebih aktif, baik dari manajemen desa maupun Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang mengelola,” katanya. (adv)